@sazzadiyatan
kala ratap menjemput
hati retak terpecah kalut
rebah tubuh berselimut lelah
menanti jawaban berbalut gelisah
Tuhan memang memeluk erat
hamba hamba yang khusyuk memanjat
hingga bulir bening membasah mengalir
atau malah terisak karena dosa terlahir
masa telah memberi jawab
hati hati berbalut hitam terjerembab
namun Tuhan memberi kesempatan berulang
untuk berbaikan dan kembali pulang
putus asa pada dosamu jangan
tuhanmu membuka luas pintu pintu pemaafan
pada batas batas agama tak kau hiraukan
jika kau bersedia menuju perubahan
Berat memang
namun yakinlah, rahmat-Nya masih terbuka
hina memang
namun pelukan-Nya, mampu menjangkau dirimu yang penuh dosa
Teruslah berharap
meskipun dosamu seluas samudera
jangan malah terlelap
mengganggap dirimu hina dina
hingga umurmu menguap
dan tidak kau dapati ampunan-Nya
puisi ini Terinspirasi dengan firman-Nya QS Az-Zumar ayat 53
قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَى أَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ
“Katakanlah: “Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kalian berputus asa dari rahmat Allah, sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Az-Zumar: 53)
#RamadhanBerbagiInspirasi
#FLPGresik
#Day1

Komentar
Posting Komentar