Mimpi dan Upaya Menguatkan diri

Gili Noko Bawean Island-Pict by @andramaulud

 “Usth Dia, Azhar pengen mondok karena setelah mondok mau lanjut kuliah ke Cambridge” ujarnya dengan mata berbinar binary.
Lain dengan Aulia, dengan wajah manisnya dia mengungkapkan alasannya mengapa memilih untuk melanjutkan studi di pesantren pesantren.
“usth aku pengen belajar agama lebih baik, jadi anak yang sholihah buat ayah dan ibuk”
Ma shaa Allah, Barakallah fiik Aulia” ujarku tersenyum sambil membelai kepalanya, seraya mengucapkan kepada seisi kelas untuk mengamini apa yang diharapkan temen-teman mereka di masa depan.
“Aaamin”…serempak seluruh anak-anak dikelas membantu dengan doa harapan teman-teman mereka di kelas bimbingan Ramadhan ini.

Alhamdulillah Ramadhan tahun ini, Allah masih memberi diri yang masih berproses dan belajar menjadi baik ini untuk kembali menjadi teman belajar anak-anak yang ingin melanjutkan studi di Pesantren dimana aku dulu pernah merasakan pahit dan getir menuntut ilmu disana.

Membersamai mereka belajar untuk ujian masuk pesantren membuatku kembali bernostalgia dengan apa apa yang aku perjuangkan dulu untuk menyelesaikan studi disana, dimana selama tujuh tahun, jujur aku harus berusaha menguatkan hati maupun pikiran,

Dahulu motivasiku untuk menyelesaikan studi disana karena ingin melanjutkan study overseas, ya melanjutkan kuliah di luar negeri khususnya di Pakistan, karena dulu asatidz yang hebat menurutku sebagain besar merupakan lulusan dari universitas ternama di Pakistan seperti Punjab University dan Internasional Islamic University of Islamabad, tidak hanya aku beberapa teman juga bermimpi sama sepertiku dulu, dan sekarang beberapa mereka sedang menyelesaikan studi di Al-Azhar Mesir, IIU Malaysia, IIU Islamabad, Turki dan beberapa universitas ternama di Eropa.

Impian merupakan caraku secara pribadi untuk menguatkan apa yang sedang kujalani, meskipun seringkali impian-impian itu menguap karena alpanya restu kedua orangtua. Namun tetap saja aku masih bermimpi hingga hari ini dan menularkan kepada orang lain bagaimana kiatku untuk semangat dalam berbagai kegiatan yang sedang kujalani.

Membersamai anak-anak kini membuatku membagi pengalaman dan mimpiku, tak apa jika beberapa masih menjadi list dan belum tercapai, tentunya aku hanya ingin menyemangati mereka bahwa apa apa yang diusahakan secara tekun pasti akan menuai hasil yang hebat dan  membuat kita mengingat-ngingat perjuangan yang dulu pernah kita lalui.

Aku selalu berpesan pada diriku sendiri bahwa “Jika kamu lelah dan hancur oleh sesuatu…Bangkitlah, jika belum mampu karena luka yang mendera sulit diobati, maka ingatlah bagaimana dahulu perjuangan yang telah dilalui untuk sampai dititik ini, bagaimana dahulu kamu lebih jatuh berdebam untuk mencapai apa yang telah kamu dapatkan hari ini.”

“Yakinlah apa apa yang kamu lalui hari ini adalah proses untuk menjadi lebih baik, coba tengok mimpimu dia bahkan sudah semakin dekat, dan kamu menyerah begitu saja, bangkitlah setelah ini akan ada begitu banyak hal yang menyembuhkan lukamu, dan kemudian kamu akan segera menemukan kebahagiaanmu kembali.”
الله يقوينا وننجحنا فى كل ما نتمنى
Untuk Semua orang yang sedang meraih mimpinya semoga Allah menguatkan kita….

9 Ramadhan 1439H
#RamadhanberbagiInspirasi
#FLPGresik
#Ramadhanday9

Komentar