RAMADHAN DAY 2# MENERIMA KETETAPAN


وَعَسَى أَن تَكْرَهُواْ شَيْئاً وَهُوَ خَيْرٌ لَّكُمْ وَعَسَى أَن تُحِبُّواْ شَيْئاً وَهُوَ شَرٌّ لَّكُمْ وَاللّهُ يَعْلَمُ وَأَنتُمْ لاَ تَعْلَمُونَ 

boleh Jadi kamu membenci sesuatu, Padahal ia Amat baik bagimu, dan boleh Jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, Padahal ia Amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.(QS.Al-Baqarah:216)


Baru saja kemarin aku bisa menikmati hujan.
Menikmati riuh rintiknya yang jatuh diatas atap rumah
Yang seringkali membuatku gemas untuk keluar, menikmati setiap tetes rintiknya
Tapi itu sesaat…
Tiba-tiba hujan pagi ini sukses membuatku menitikkan air mata kembali
Saat aku ingin berdoa bibirku kelu untuk menyebut nama siapa
Aku kembali mengingat dan memutar memoriku beberapa waktu lalu
Biasanya saat hujan kamu mengingatkanku atas waktu dimana doa mustajab
Hujan……
Pesan singkatmu disela alpanya komunikasi yang berusaha kita jaga.
Namun kini sepertinya kemarau akan datang bukan?
Setidaknya bayangan hujan dan dirimu akan segera menghilang
Bukan dilupakan namun diikhlaskan
@sazzadiyatan


Akhwati…al-azizat…
Kesedihan dan kegundahan akibat kegagalan atau kehilangan sesuatu pasti pernah kita alami.Kegagalan meraih mimpi, meraih apa yang sudah kita usahakan sekuat tenaga, ataupun kehilangan seseorang yang kita cintai, sejatinya dibalik itu ada rencana baik yang Allah siapkan untuk kita..Maka yakinlah…ikhlaskanlah apa apa yang telah gagal dan hilang dari kitaKita hanya perlu menguatkan doa dan usaha kita, berdoa semoga Allah memberi ganti yang lebih baik menurut-Nya bukan menururut kita..Kadang kita bertanya pada diri sendiri, apakah kita boleh menangis ketika gagal atau kehilangan?


Akhwati…
Menangis itu manusiawi kok, namun jangan sampai berlarut-larut ya.., atau sampai kita menghindari kawan dan bermuram durja untuk menampakkan kesedihan kita…Boleh menangis…namun lebih baik kita simpan tangis kita dalam munajat-munajat panjang kita kepada Allah, bermuhasabah diri, dan kemudian kembali bangkit melanjutkan hidup.In shaa Allah dengan kita mengikhlaskan dan menerima ketetapan-Nya maka hati akan kembali tenang untuk beraktifitas dan melanjutkan menebar kebaikan bukan?

Ali Bin Abi Thalib Radiyallahu anhu berkata:
Yakinlah ada sesuatu yang menantimu selepas banyak kesabaran yang kau jalani yang akan membuatmu terpana hingga kau lupa betapa pedihnya rasa sakit…

Jadi bangkit dari kegundahan dan bersemangat kembali akhwati…..
Ushikum wa iyyaya nafsi….

#RamadhanBerbagiInspirasi
#FLPGresik
#Day2

Komentar